Pembahasan Pancasila tentang sila ke-2

“Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”

                Inti dalam sila ke-2 ini dilandaskan pada manusia, maka dalam setiap aspek penyelenggaraan Negara harus sesuai dengan sifat dan hakikat manusia. Kemanusiaan yang adil dan beradab berarti menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, meakukan kegiatan kemanusiaan dan berani membela kebenaran dan keadilan. Kita hidup di Negara ini sebagai manusia Monodualis, oleh karena itu kita seharusnya kita saling menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

Hal yang tidak sesuai dengan pengamalan dari sila ke-2 :

“Hutang Ciptakan Ketidakadilan Bagi Rakyat Kecil”

Upaya pemerintah untuk memenuhi kewajiban membayar hutang yang telah mencapai tahap membahayakan ini menciptakan ketidakadilan bagi rakyat kecil untuk pembayaran pajak. Saat ini penerimaan pajak baik dari pribadi maupun pengusaha digenjot untuk bisa membayar pinjaman, termasuk hutang yang dikemplang oleh pengusaha hitam obligor BLBI. Dengan demikian otomatis rakyat kecil membayar pajak seakan dipaksa untuk menyubsidi pengusaha kaya pengemplang BLBI. Akibatnya, kemampuan penerimaan Negara dari pajak justru kian berkurang untuk program peningkatan kesejahteraan pembayar pajak seperti jaminan social,pendidikan,dan kesehatan. Kebijakan pajak Negara sesungguhnya sangat tidak adil bagi rakyat. Karena penerimaan pajak tidak mampu mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat.

Faktor penyebab :

  1. Banyaknya hutang Negara
  2. Sedikitnya penghasilan rakyat
  3. Besarnya pajak yang dikenakan
  4. Adanya praktik KKN dalam pajak

Solusi :

1.  Negara seharusnya mengurangi kebutuhan yang tidak perlu

Contoh :

-     Anggota DPR / Presiden yang studi banding tanpa ada tujuan yang jelas yang              menghabiskan dana APBD.

-     Kurangi impor beras dari Negara lain, karena Negara kita penghasil padi.

2.  Stabilkan dan sesuaikan biaya pajak dengan kehidupan rakyat kecil.

3.  Melakukan pengawasan dan pencegahan praktik KKN serta diberi sangsi tegas bagi yang melanggarnya

 

Dengan contoh di atas kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa saat ini Negara kita berperilaku tidak adil pada rakyat kecil, dan moral bangsa ini sudah jatuh. Maraknya kasus korupsi membuat rakyat kecil menderita, dan ditindas. Pancasila sebagai dasar negara dan dasar dalam berperilaku. Tidak terealisasi, dan hanya sebuah Simbol saja.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s